Anda sedang berada di halaman : Home
             | 

Powered by JoomlaGadgets


Anda Dapat Mengadakan Mujizat
Senin, 19 Juli 2010

 

Banyak yang mempertanyakan apakah mujizat masih berlaku di zaman yang sudah sangat canggih ini? Atas pertanyaan itu alkitab menjawab: Masih! Dalam 1 Korintus 12:28 rasul Paulus menyatakan:

 Dan Allah telah menetapkan beberapa orang dalam Jemaat: pertama sebagai rasul, kedua sebagai nabi, ketiga sebagai pengajar. Selanjutnya mereka yang mendapat karunia untuk mengadakan mujizat, untuk menyembuhkan, untuk melayani, untuk memimpin, dan untuk berkata-kata dalam bahas

Jemaat (gereja) Tuhan Yesus Kristus, akan tetap berada di dunia ini sampai kedatangan-Nya yang kedua. Selama Tuhan belum datang untuk menjemput (mengangkat) gereja-Nya, maka selama itu pulalah mujizat akan terus terjadi. Mujizat adalah bagian integral dari pelayanan gereja Tuhan selama di bumi ini. Terbukti hingga hari ini berbagai kesaksian mengenai mujizat terus terjadi. Mengapa demikian? Karena Allah telah menetapkan orang-orang tertentu dalam jemaat untuk mengadakan mujizat.

Apakah Anda pernah mendengar nama-nama berikut ini: Smith Wigglesworth, Catherine Culman. Reinhard Bonnke, dan Benny Hinn. Ya, mereka adalah sebagian kecil dari orang-orang yang telah Allah tetapkan di jemaat untuk menerima karunia untuk mengadakan mujizat di zaman kita ini. Masih banyak pribadi-pribadi lain yang mendapat karunia istimewa ini,  mereka tersebar dibanyak gereja dan di banyak negara. Jadi, bukan hanya mujizat masih berlaku hingga saat ini, tetapi Allah membutuhkan manusia seperti Anda untuk melakukannya mujizat-Nya. Kalau Anda ingin dan mau mengusahakan diri untuk mendapat karunia mengadakan Anda akan menjadi orang berikutnya.

 Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, ...” (1 Korintus 13:1)

 “7  Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama. 8  Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. 9  Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. 10  Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, ...” (1 Korintus 12:7-10a)