Anda sedang berada di halaman : Home
             | 

Powered by JoomlaGadgets


Cara Mengadakan Mujizat
Senin, 19 Juli 2010

 

Karena Allah telah menetapkan orang-orang tertentu untuk mengadakan mujizat (1 Korintus 12:28), tentu Allah juga telah menetapkan cara bagaimana mujizat itu bisa diadakan.

Berikut ini adalah empat langkah yang harus ditempuh agar bisa mengadakan mujizat seperti Tuhan Yesus dan para rasul:

1.    Mempercayai perkataan Tuhan Yesus bahwa barangsiapa percaya kepada-Nya akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan dan bahkan pekerjaan yang lebih besar – tentu didalamnya termasuk pekerjaan mengadakan mujizat

“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu... (Yohanes 14:12)

2.      Menerima baptisan Roh Kudus agar mempunyai kuasa untuk mengadakan mujizat. Karena mujizat hanya akan mengalir lewat hidup orang yang telah menerima kuasa Roh Kudus.

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi." ( Kisah Rasul 1:8)

18  "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku

19  untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang." (Lukas 4:18-19)

3.      Berusaha memperoleh karunia untuk mengadakan mujizat

Kejarlah kasih itu dan usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia Roh, ...” (1 Korintus 13:1)

“7  Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama. 8  Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk berkata-kata dengan hikmat, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia berkata-kata dengan pengetahuan. 9  Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk menyembuhkan. 10  Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan mujizat, ...” (1 Korintus 12:7-10a)

4.    Berdedia untuk pergi memberitakan Injil keselamatan maka Allah akan meneguhkan pemberitaan itu  dengan tanda-tanda ajaib (mujizat)

“20  Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda (mujizat) yang menyertainya.(Markus 16:20)

 “5  Maka mulailah orang-orang yang tidak mengenal Allah dan orang-orang Yahudi bersama-sama dengan pemimpin-pemimpin mereka menimbulkan suatu gerakan untuk menyiksa dan melempari kedua rasul itu dengan batu. 6  Setelah rasul-rasul itu mengetahuinya, menyingkirlah mereka ke kota-kota di Likaonia, yaitu Listra dan Derbe dan daerah sekitarnya.7  Di situ mereka memberitakan Injil.8  Di Listra ada seorang yang duduk saja, karena lemah kakinya dan lumpuh sejak ia dilahirkan dan belum pernah dapat berjalan. 9  Ia duduk mendengarkan, ketika Paulus berbicara. Dan Paulus menatap dia dan melihat, bahwa ia beriman dan dapat disembuhkan.10  Lalu kata Paulus dengan suara nyaring: "Berdirilah tegak di atas kakimu!" Dan orang itu melonjak berdiri, lalu berjalan kian ke mari.(Kisah Rasul 14:5-10)