|
Kamis, 29 Juli 2010 |
|
Penjahat yang disalib bersama Tuhan Yesus di bukit Golguta adalah contoh orang berdosa yang mengalami mujizat terbesar. Ia adalah penjahat kelas kakap yang memang layak untuk di salib. Pada masa itu, hukuman di salib adalah hukuman terberat yang dijatuhkan kepada orang-orang yang dikenal sangat jahat. Orang yang di salib itu pantasnya memang dimasukan ke dalam neraka. Akan tetapi apa yang terjadi? Penjahat kelas kakap itu justru berada di taman Firdaus bersama Tuhan Yesus. Ia memang penjahat, akan tetapi oleh karena ia percaya kepada Tuhan Yesus ia diselamatkan dari api neraka. Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja." Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus." (Lukas 23:42-43) |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Kamis, 29 Juli 2010 |
|
Mujizat keselamatan (orang berdosa masuk surga/menerima hidup kekal hanya karena percaya pada penebusan dosa oleh kematian Tuhan Yesus di kayu salib) adalah mujizat terbesar. Ini adalah mujizat yang jauh lebih besar bila dibandingkan dengan semua mujizat manapun yang pernah terjadi di dunia ini. Mujizat keselamatan lebih besar dari mujizat penciptaan, mujizat penghukuman atas bangsa Mesir, terbelahnya laut Teberau, Tuhan Yesus berjalan diatas air, atau mayat Lazarus yang sudah membusuk dihidupkan kembali. Untuk membuat semua mujizat itu Allah hanya perlu berkata saja, tetapi untuk membuat mujizat keselamatan Allah melakukan lebih dari sekadar berbicara, Ia menjelma menjadi manusia, mati dikayu salib, bangkit dari antara orang mati, dan naik ke surga duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Dan untuk itu Allah telah mengerahkan kuasa-Nya yang dahsyat itu sehingga mujizat keselamatan pun terjadi 18 Dan supaya Ia menjadikan mata hatimu terang, agar kamu mengerti pengharapan apakah yang terkandung dalam panggilan-Nya: betapa kayanya kemuliaan bagian yang ditentukan-Nya bagi orang-orang kudus, 19 dan betapa hebat kuasa-Nya bagi kita yang percaya, sesuai dengan kekuatan kuasa-Nya, 20 yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, (Efesus 1:18-20). |
|
Selengkapnya...
|
|
|
Sabtu, 17 Juli 2010 |
|
Kata mujizat berasal dari kata Yunani energemata dunameon yang artinya perbuatan yang penuh kuasa. Ini berarti bahwa untuk dapat mengadakan mujizat sebagaimana yang tercatat dalam alkitab, dibutuhkan kuasa yang sangat besar atau tidak terbatas. Tentu hanya pribadi yang mempunyai kuasa tak terbatas yang dapat melakukannya. Manusia tentu tidak mampu melakukannya. Mujizat adalah “sidik jari” Allah Yang Mahakuasa yang mempunyai kuasa tidak terbatas. Dan Allah yang dikenal sebagai Yang Mahakuasa itu tidak lain adalah Allah-nya Abraham. Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, maka TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman kepadanya: "Akulah Allah Yang Mahakuasa, hiduplah di hadapan-Ku dengan tidak bercela (Kejadian 17:1) Dengan penuh kuasa, Allah Abraham, Allah Ishak, dan Allah Yakub (Israel) itu, telah menciptakan langit dan bumi hanya dengan perktaan-Nya (firman-Nya) saja. Suatu mujizat yang dahsyat dan luar biasa. |
|
Selengkapnya...
|
|
|